36 Ton Kopi Robusta asal Manggarai Timur Menuju Belanda

- 24 Februari 2021, 22:49 WIB
Ilustrasi - Kopi
Ilustrasi - Kopi /Pixabay/gedsarts/

ARAHKATA - Bupati Manggarai Timur (Matim), Agas Andreas, SH.,M.Hum, menghadiri kegiatan pelepasan ekspor 36 ton kopi dari Manggarai Timur ke Belanda, pada Rabu 24 Februari 2021, berlangsung di Mano, Kelurahan Mando Sawu, Kecamatan Lamba Leda Selatan.

Kegiatan ekspor kopi dari Manggarai Timur menuju "Negeri Kincir Angin" itu merupakan berkat kerjasama antara Rikolto Indonesia dengan Asosiasi Petani Kopi Manggarai (Asnikom).

Dalam sambutannya pada acara itu, Bupati Matim berterima kasih kepada pihak Rikolto dan Asnikom serta pihak yang telah mengambil bagian dalam mengekspor komoditas pertanian dari Manggarai Timur.

Baca Juga: 4 Cara Memulai Bisnis Kedai Kopi Sederhana

"Saya ingin kopi Colol menjadi salah satu merek dari Manggarai Timur untuk kopi bubuknya,” ungkap Bupati Agas.

Bupati Matim itu mengulas sedikit terkait sejarah kopi di wilayah Manggarai Timur pada awalnya didukung oleh Belanda, "Hal itu, dibuktikan dengan sejarah hingga hari ini yaitu ada bendera Belanda di Colol," jelasnya.

Karena itu, menurut Bupati Agas kegiatan ekspor kopi berton-ton menuju Belanda itu merupakan kesempatan baik untuk promosi cita rasa kopi, "Ini merupakan momen yang sangat pas untuk kita di Manggarai Timur, yang awalnya didukung oleh Belanda," jelasnya.

Baca Juga: Jangan Minum Kopi Saat Perut Kosong, Berikut 3 Alasannya

Bupati Manggarai Timur juga meminta agar pihak Asnikom bersama Rikolto Indonesia tidak hanya bekerjasama membeli produk pertanian tetapi juga melakukan kegiatan pendampingan terhadap para petani agar mutu kopi tetap terjaga.

Halaman:

Editor: Ahmad Ahyar


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah