BMKG Prediksi Cuaca Ekstrim di Jakarta dalam Sepekan

- 22 November 2020, 00:29 WIB
BMKG memberikan peringatan kepada para masyarakat untuk cuaca ekstrim. /BMKG

ARAHKATA – Membaca kondisi iklim di Jakarta akhir-akhir ini, Badan Meteorologi dan Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi akan terjadi cuaca ekstrim selama sepekan ke depan di sejumlah wilayah ibu kota.

BMKG pun mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem (puting beliung, hujan lebat disertai kilat/petir, hujan es, dan lain lain) dan dampak yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin.

Deputi Bidang Meteorologi, Guswanto mengatakan, sirkulasi siklonik terpantau di Samudra Hindia barat Aceh, di Hindia barat Bengkulu, dan di Selat Karimata yang membentuk daerah pertemuan/perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang di perairan utara Aceh, dari Sumatera Utara hingga perairan barat Bengkulu, di Selat Karimata bagian utara, serta dari Kalimantan Tengah hingga Selat Karimata bagian selatan.

Kondisi tersebut, dijelaskan Guswanto, dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.

Hasil analisis BMKG menunjukkan, kondisi dinamika atmosfer yang tidak stabil dalam sepekan ke depan dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia.

"Kami memprakirakan dalam sepekan ke depan potensi cuaca ekstrem dan curah hujan dengan intensitas lebat disertai kilat/petir dan angin kencang, salah satunya di DKI Jakarta," papar Guswanto dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 21 November 2020.

Dia menerangkan, kondisi tersebut diperkuat oleh aktifnya fenomena Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby Ekuatorial, dan gelombang Kelvin di wilayah Indonesia dalam periode sepekan ke depan.***

 

Editor: Alamsyah


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X