Cerita Kiky Saputri Pengangkatan Kista hingga Ovarium Kiri Usai Keguguran

- 18 Maret 2024, 13:03 WIB
Cerita Kiky Saputri Pengangkatan Kista hingga Ovarium Kiri Usai Keguguran
Cerita Kiky Saputri Pengangkatan Kista hingga Ovarium Kiri Usai Keguguran /Instagram Kiky Saputri

ARAHKATA - Kabar duka menyelimuti keluarga komika Kiky Saputri dan sang suami Muhammad Khairi.

Kiky Saputri telah kehilangan calon buah hatinya di usia kehamilan 10 minggu. Hal itu diungkap melalui kanal YouTube Kiky Saputri Official.

"Usia kehamilan itu sampai hari ini 3,5 bulan, seharusnya," ucap Kiky, dikutip Arahkata Senin 18 Maret 2024.

Baca Juga: Keguguran di Usia 10 Minggu, Kiky Saputri Ungkap Idap Kista

"Tetapi Qadarullah, takdir Allah menentukan kita harus berpisah dengan bayi aku, janin aku di usia kandungan 2,5 bulan, 10 minggu, di mana itu sebulan yang lalu," lanjutnya.

Ia mengungkap ada kista yang menjadi penyebab utama janin dalam kandungannya tidak berkembang.

"Di luar dinding rahim, waktu itu masih 3,8 cm. Waktu itu rencana kita pulang dari London mau berobat untuk pembersihan kistanya," ujarnya.

Baca Juga: Muhammad Khairi Ulang Tahun, Kiky Saputri: Semoga Dijauhkan dari Pelakor

"Tapi Masyaallah, Allah kasih kita rezeki ada si baby. Kata dokter enggak apa-apa, ini enggak ganggu, jadi lanjutin aja kehamilannya," sambungnya.

Seiring perkembangan janin, ternyata kista juga ikut berkembang. Dari yang awalnya berukuran 3,8 cm menjadi 4,6 cm.

"Seiring berjalannya waktu, janin berkembang, maka kista juga berkembang. Ternyata menekan ke area dinding rahimnya, kistanya membesar, saat aku keguguran itu dia udah 4,6 cm," kata Kiky.

Baca Juga: Heboh! Netizen Soroti Tanggapan Cuitan Kiky Saputri di Twitter Jokowi

"Sari-sari makanan untuk janin itu diambil oleh kistanya," sambung Muhammad Khairi.

Sedih kehilangan calon buah hati, ia kembali bekerja. Dia mengaku saat berada di rumah akan lebih sering menangis.

Namun, pada 6 Maret 2024, Kiky mengalami sakit perut luar biasa. Semula dia mengira rasa sakit itu karena akan kembali mengalami datang bulan.

Baca Juga: Lupa Undang Sule, Kiky Saputri: Udah Aku Kirim ke Bunda Nathalie

"Kamis pagi aku langsung ke rumah sakit dan dicek, kista aku makin besar sudah 5,1 centimeter. Sudah gitu dokter memutuskan untuk diangkat kistanya karena takutnya berbahaya di rahim," ungkapnya.

Akhirnya hari itu, dokter memutuskan untuk melakukan tindakan laparoskopi.

"Belum sembuh yang kemarin kayak Allah kasih ujian lagi. Kirain bakal menyusut dan mengecil. After operasi di ruang observasi, aku sadar Khairi nggak ada di samping aku. Sampai jam 7 (malam) aku mulai segar. Pas Mas Khairi dipanggil (suster) dia masih pakai baju operasi, berarti Mas Khairi dipanggil ke dalam ruang operasi dan di situlah beliau (Khairi) bercerita," ujarnya.

Baca Juga: Apresiasi Kiky Saputri ke Wahyu Iman Santoso Jadi Sorotan: Hakim Mertuanya?

"Jadi ternyata ovarium kiri Kiky itu sudah diselimuti oleh kistanya. Dokter bilang ini harus diangkat karena sudah jadi peradangan, kalau nggak diangkat kistanya akan berkembang di tempat yang lain, terus akan menjalar kemana-mana juga bisa kena ke ovarium kanan. Makanya dokter bilang ini sudah opsi terakhir mau nggak mau ovarium kiri harus diangkat dan itu tempat kamu hamil ya," jelas Khairi.

Khairi mengatakan kalau tidak segera diangkat, kista itu akan pecah di dalam dan bisa menjalar ke usus dan berakibat fatal untuk nyawa Kiky.

"Karena kalau nggak segera tindakan kista itu pecah, menjalarnya bisa ke usus Kiky, darah Kiky, ovarium, dan berbahaya untuk nyawa Kiky. Waktu itu situasinya susah juga dijelasinnya," katanya.

Baca Juga: Hadir di Pernikahan Kiky Saputri dan Khairi, Sandiaga Uno Beri Pesan Ini

Khairi maupun Kiky sangat terpukul. Kiky pun tak berhenti menangis, mengingat ujian yang harus dilewati.

"Kami harus kehilangan anak, terus aku harus kehilangan juga ovarium kiri. Aku nggak tahu kalau perempuan-perempuan lain gimana rasanya," ucap Kiky terbata-bata.

"Alhamdulillah meski dokter bilang ovarium kanan masih bagus banget. Aku merasa bersalah kenapa nggak bisa jaga diri ini dengan baik, makan-makanan sembarangan, istirahat nggak cukup. Ada rasa penyesalan sampai sekarang kalau bisa diputar waktu gue akan lakukan yang terbaik. Tapi mungkin kalau nggak dikasih gini juga ya nggak bakalan jadi pembelajaranlah," ungkapnya berlinang air mata.***

Editor: Tia Martiana


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x