Sengketa Tanah di Surabaya, Ini Putusan Peninjauan Kembali Mahkamah Agung

- 23 Mei 2024, 23:56 WIB
Sengketa Tanah
Sengketa Tanah /Ahyar/ARAHKATA

ARAHKATA - Praktisi hukum Dr Ir Albert Kuhon MS SH enggan berkomentar tentang putusan Mahkamah Agung RI dalam perkara peninjauan kembali Nomor 181/PK/PDT/2024.

Advokat yang menjadi juru bicara Widowati selaku pemohon peninjauan kembali (semula tergugat) tersebut dihubungi pada Rabu, 22 Mei 2024 petang.

“Saya tidak bisa berkomentar karena belum terima putusan tersebut,” katanya.

Sidang perkara Peninjauan Kembali Nomor 181/PK/PDT/2024 dipimpin oleh mahkamah yang diketuai Samsul Ma’arif SH LLM PhD.

Baca Juga: Vendor Ungkap Kementan Berutang Rp1,6 Miliar Usai Penuhi Permintaan SYL

Perkaranya diputus Selasa 21 Mei 2024. Isi putusan menyatakan Widowati adalah pemilik sah atas objek yang dipersengketakan.

“Saya belum tahu isi putusan itu, saya malah tahu dari Anda,” kata Kuhon.

Peninjauan kembali Nomor 181/PK/PDT/2024 merupakan kelanjutan dari perkara gugatan sengketa tanah yang diajukan Mulya Hadi terhadap Widowati selaku pemilik tanah seluas di wilayah Darmo Permai di Surabaya.

Isi putusan Peninjauan Kembali tersebut mengabulkan permohonan Widowati. Artinya, hak atas tanah yang sejak tahun 2021 ‘direbut’ oleh Mulya Hadi dkk, melalui putusan PK itu secara sah milik Widowati.

Halaman:

Editor: Agnes Aflianto


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah