Begini Nih Kelakuan TV Korea Selatan Lecehkan Indonesia

27 Juli 2021, 08:25 WIB
Kontingen Indonesia mengikuti defile dalam pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 di Stadion Nasional Jepang,Tokyo, Jepang, Jumat 23 Juli 2021. Anda dapat memperoleh informasi tentang Olimpiade Tokyo 2020 secara cepat melalui aplikasi WhatsApp. /ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/

ARAHKATA – Sungguh berlaku tak elok apabila pada momen besar seperti Olimpiade 2020 terjadi diskriminasi, apalagi dilakukan oleh stasiun televisi yang harusnya menyiarkan hal yang menarik dan mensupport para negara peserta.

Stasiun televisi Korea Selatan malah memperlakukan secara diskriminatif sejumlah negara peserta Olimpiade 2020, salah satunya adalah Indonesia.

Indonesia dalam parade Olimpiade diperkenalkan dengan simbol yang nyeleneh. Mereka menyindir keras, saat kontingen Indonesia yang dipimpin atlet Nurul Akmal (angkat besi) dan Rio Waida (selancar) memasuki area parade.

Baca Juga: Giliran Atlet Judoka Sudan Undur Diri dari Pertandingan Lawan Israel

Sungguh keterlaluan, dalam ajang Olimpiade mereka mendeskripsikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan kasus COVID-19 tertinggi di dunia.

"Sedikit informasi mengenai Indonesia, negara kepulauan terbesar di dunia, negara dengan penduduk terpadat di dunia urutan ke-4, memiliki GDP rendah, vaksinasi rendah, dan 6 persen penduduknya terinfeksi COVID-19," tulis MBC.

Selain Indonesia, negara peserta lain juga ikut dilecehkan. Ada Rumania, para atlet Rumania berbaris, kemudian MBC memperkenalkan pada pemirsanya dengan foto drakula.

Baca Juga: Berusia 13 Tahun, Atlet Skateboarding Ini Berhasil Raih Medali Emas

Deskripsi tak nyambung sekaligus diskriminatif juga mereka tujukan pada Kepulauan Marshall. Mereka menyebut negara tersebut sebagai "situs uji coba nuklir untuk Amerika Serikat."

China pun tak luput dari sindiran. Saat atlet mereka berbaris, MBC mendeskripsikan China dengan foto peta Wuhan sebagai pusat penyebaran awal virus COVID-19 di dunia.

Entah ada masalah apa Korea Selatan dengan Indonesia, rupanya aksi melecehkan kepada Indonesia tak kali ini saja terjadi.

Baca Juga: Atlet Renang Ini Ditegur oleh Panitia Olimpiade Tokyo 2020

Kala Asian Games 2018 saat Indonesia menjadi tuan rumah, stasiun tv Korsel juga melakukan hal serupa.

Hal ini diketahui lewat komentar dari netizen di akun media sosial twitter resmi MBC saat melakukan permintaan maaf. MBC yang tahu tindakannya salah meminta maaf lewat unggahan foto.

“Gambar dan keterangan yang tidak pantas digunakan untuk memperkenalkan beberapa cerita. Kami meminta maaf kepada negara-negara tersebut termasuk Ukraina dan pemirsa kami,” ujar pihak MBC, seperti dilansir dari Japan Times.

Baca Juga: Tim Bulu Tangkis Putri Masuk ke Perempatfinal Olimpiade Tokyo 2020

Netizen pun lantas menyerbu cuitan tersebut, yang menyuri perhatian adalah akun @bewss01 mengunggah video durasi 15 detik yang memperlihatkan cuplikan video pembukaan Asian Games 2018 yang mewah namun diselipkan keadaan Indonesia yang kumuh dan dipenuhi gang-gang sempit.

Tayangan tersebut diyakini dimuat oleh stasiun Korea Selatan karena bahasa yang digunakan.

Hal itu sungguh menyakitkan, karena tak ada kaitannya antara Asian Games 2018 dan gambaran Indonesia yang memiliki pemukiman kumuh.***

Editor: Agnes Aflianto

Tags

Terkini

Terpopuler