Haidar Alwi Memuji Sosok Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Sebagai Terbaik Sepanjang Masa

- 3 April 2024, 12:28 WIB
Direktur Eksekutif Haidar Alwi Institute (HAI), R Haidar Alwi
Direktur Eksekutif Haidar Alwi Institute (HAI), R Haidar Alwi /istimewa/Screenshot YouTube

ARAHKATA - Pendiri Haidar Alwi Institute (HAI), R Haidar Alwi memuji sosok Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri terbaik sepanjang masa.

Menurutnya, pelaksanaan fungsi dan tugas Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyempurnakan capaian para pendahulunya.

Baik dalam hal pemeliharaan keamanan dan ketertiban, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman maupun pelayananan kepada masyarakat.

Baca Juga: Presiden China Xi Jinping Puji Kepemimpinan Jokowi, Prabowo Diyakini Mampu Melanjutkan

"Terutama selama momentum Pemilu 2024 yang mana tantangannya tidaklah mudah. Capaian ini tidak terlepas dari visi dan kepemimpinan yang kuat dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo," kata R Haidar Alwi, Rabu, 3 April 2024.

Meskipun di awal masa jabatannya sempat diserang isu SARA, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjawab keraguan tersebut dengan merangkul semua kelompok, golongan dan elemen masyarakat.

Tidak hanya dekat dengan umara tapi juga dekat dengan ulama, aktivis dan masyarakat. Hal ini terbukti berhasil mencegah dan meminimalisir gesekan-gesekan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

Baca Juga: Romo Magnis: Presiden yang Untungkan Keluarga Mirip Pimpinan Mafia

Bahkan, saking demokratisnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, ia secara terbuka mempersilakan masyarakat untuk berdemonstrasi menyampaikan pendapat dengan catatan tidak berlaku anarkis dan merusak fasilitas umum.

"Kontras sekali dengan Pemilu 2019 yang menelan puluhan korban jiwa, ratusan orang ditangkap serta ratusan korban luka dari kalangan aktivis, mahasiswa, masyarakat bahkan aparat Polri sendiri. Ditambah tuduhan kriminalisasi ulama yang memicu kemarahan umat berkepanjangan," jelas R Haidar Alwi.

Ia mengakui bahwa polarisasi di Pemilu 2024 memang tidak separah Pemilu 2019. Akan tetapi, setiap masa kepemimpinan memiliki tantangannya masing-masing. Tanpa keberhasilan upaya preemtif dan preventif yang dilakukan Polri, bukan tidak mungkin tragedi Pemilu 2019 kembali terulang.

Baca Juga: PDIP Gugat KPU ke PTUN, Dinilai Melanggar Hukum Minta Hasil Penetapan Capres-Cawapres Dicabut

Sebab, Pemilu 2024 bukan tidak ada serangan, hoaks dan provokasi yang menyasar profesionalitas, netralitas dan integritas Polri untuk menimbulkan kerusuhan.

"Tapi alhamdulillah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajarannya mampu mengendalikannya. Tidak ada lagi kerusuhan yang menimbulkan korban jiwa, penangkapan aktivis dan mahasiswa serta tidak ada lagi tuduhan kriminalisasi ulama kepada institusi Polri," pungkas R Haidar Alwi.***

Editor: Wijaya Kusnaryanto


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x