Kedatangan Orang Asing Temui Warga Baduy Rentan Pelecehan Seksual

- 29 Februari 2024, 12:32 WIB
Ilustrasi wisata suku baduy
Ilustrasi wisata suku baduy /

 

 

ARAHKATA - Maraknya pelecehan seksual di ruang publik mendorong sejumlah dosen Kriminologi Universitas Budi Luhur (UBL) melakukan upaya pencegahan.

Para Kriminolog, Fany R Hakim dan Shinta Julianti mengadakan lokakarya (Psikoedukasi) Pencegahan Kekerasan dan Eksploitasi Seksual (PSEA) di Kampung Keduketug, Badui Luar, Desa Kanekes, Leuwidamar, Banten beberapa waktu lalu.

Puluhan warga Baduy baik lelaki maupun perempuan serta perangkat desa setempat menjadi peserta pada kegiatan lokakarya itu.

Baca Juga: Pernah Lihat Data Bromat, Richard Lee: Data Gerald Vincent Tidak Salah 

Fany R Hakim dalam paparannya mengungkapkan, pilihan kegiatan di lingkungan masyarakat Baduy karena belakangan ini mereka sering kedatangan orang dari luar Baduy (asing). Kondisi tersebut memungkinkan mereka rentan mendapat perlakuan yang kurang tepat, misalnya pelecehan.

"Kenapa kita membuat lokakarya disini, karena untuk meningkatkan kesadaran melalui edukasi khususnya bagi perempuan Baduy agar tidak menjadi korban," kata Fany, Rabu, 28 Februari 2024.

Shinta Julianti menambahkan, fokus lokakarya adalah menciptakan lingkungan yang aman dan inklusif melalui pemberdayaan perempuan Baduy dengan cara edukasi.

Halaman:

Editor: Wijaya Kusnaryanto


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah