Ini Penyebab Hujan Deras Serentak Terjadi di Seluruh Indonesia

31 Januari 2021, 13:04 WIB
Ilustrasi Hujan /Arahkata.com

ARAHKATA - Banjir besar telah merendam beberapa wilayah di Indonesia. Awal 2021, data dari Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) wilayah yang terkena banjir hampir merata, dari Pandeglang, Tangerang, hingga Sumbawa, Nusata Tenggara Barat.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menjelaskan fenomena ini sesuai dengan puncak musim hujan di Indonesia telah diperkirakan sebelumnya terjadi pada dasarian ketiga atau 21 hingga 31 Januari 2021.

Lewat pesan singkat dengan Arahkata.com, Minggu (31/1/2021), Erma Yulihastin, Peneliti Sains Atmosfer pada Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer, LAPAN, mengungkapkan bahwa periode puncak hujan tersebut dikonfirmasi oleh aktivitas pertumbuhan awan dan hujan di selatan Indonesia. Kondisi ini semakin menguat sejak 27 hingga 31 Januari.

Dari laporan yang didapat, hujan deras paling kuat terjadi pada 29 Januari, yang akan persisten hingga 31 Januari. Laporan dari LAPAN itu sudah diterbitkan, dikirimkan ke lembaga terkait.

Baca Juga: Aktor Tampan Marco Panari Meninggal Dunia, Netizen Kaget

Erma Yulihastin menjelaskan hujan yang turun sudah bisa diprediksi. Beberapa wilayah juga mengalami kondisi serupa, hujan terjadi di jam-jam tertentu.

"Hujan harian yang secara konsisten biasanya terjadi dimulai sekitar pukul 12.00 WIB di sebagian besar wilayah tersebut tak hanya mengalami peningkatan secara intensitas namun juga durasi hujan," sebutnya.

"Beberapa kawasan bahkan mengalami durasi hujan yang lama atau terjadi secara persisten dari pukul 12.00 WIB hingga malam hari pukul 21.00 WIB," tambahnya.

Peningkatan hujan siang hingga malam hari yang merata di selatan Indonesia. Hal itu terjadi karena pembentukan konvergensi skala meso yang memanjang di atas daratan. Khusus untuk Pulau Jawa, pusat konvergensi terjadi di bagian tengah dan timur. Akibatnya, hujan deras bahkan ekstrem berpotensi terjadi sebagian besar wilayah Jawa bagian tengah, dengan pola dan arah pergerakan hujan yang terjadi serentak dari selatan menuju utara.

Baca Juga: Tak Penuhi Prokes, Diskotik di Kemang Disegel Petugas

Berdasarkan prediksi terhadap kawasan yang mengalami konsentrasi hujan, hujan deras mulai terjadi sejak siang hari di sekitar Tasikmalaya hingga Purwokerto dan akan bergerak secara simultan menuju ke kawasan pesisir utara, yang memanjang dari Cirebon hingga Jepara dan sekitarnya. Kondisi ini patut diwaspadai karena dapat meningkatkan potensi kejadian ekstrem yang berkaitan dengan angin kencang.

"Untuk wilayah Jawa Timur, daerah konvergensi akan terbentuk di sekitar Mojokerto, Pasuruan, Probolinggo dan sekitarnya. Hujan akan mengalami pembentukan awal dari Malang dan sekitarnya serta akan bergerak menuju utara yaitu kawasan pesisir utara yang membentang dari Pasuruan hingga Probolinggo. Sedangkan kawasan di bagian timur akan mengalami hujan maksimum sepanjang hari, yang membentang dari pulau Bali hingga pulau Alor dekat Timor Leste dengan konsentrasi hujan tertinggi terjadi di wilayah sekitar perairan Timor," pungkasnya.

Editor: Mohammad Irawan

Tags

Terkini

Terpopuler