Bappenas Pastikan 100 Ribu ASN Hijrah ke IKN Nusantara

- 14 April 2022, 20:33 WIB
Desain kawasan IKN Nusantara.
Desain kawasan IKN Nusantara. /Instagram/@kemenpupr/

ARAHKATA - Direktur Aparatur Negara Kementerian PPN/Bappenas, Prahesti Pandanwangi menyebutkan sebanyak 100.023 aparatur sipil negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan dipindahkan ke Ibu Kota Negara (IKN) baru Nusantara.

Rencana pemidahan para ASN ini bakal dilakukan dalam rentang tahun 2024-2029 secara berkala.

"Untuk exercise awal untuk profil demografi PNS yang akan kami pindahkan itu, totalnya ada 100.023 ASN,” kata Prahesti Pandanwangi kepada wartawan saat webinar Kesiapan Insfrastruktur dan Perpindahan ASN ke IKN Awal 2024, Kamis, 14 April 2022.

Baca Juga: Perhatian! ASN Wajib Patuhi Larangan Mudik Gunakan Mobil Dinas

Prahesti menuturkan pegawai yang bakal dipindahkan meliputi pejabat negara, pejabat tinggi fungsional maupun jajaran staf di bawahnya. Pemindahan ini juga dilihat dari rentang usia PNS dan ASN tersebut.

Ia menambahkan dalam profil demografi PNS yang dirancang oleh pemerintah pegawai yang wajib dipindahtugaskan adalah rentang usia produktif.

“Yang akan dipindahkan itu ada 100.023 ASN akan meliputi para pejabat negara sebanyak 956 orang, pejabat pimpinan tinggi 3.264 orang serta pejabat tinggi fungsional sebanyak 95.803 orang,” ujar Prahesti.

Baca Juga: Menhub Minta Pemerintah Daerah Soroti Pemudik Sepeda Motor

Prahesti menjelaskan berdasarkan rentang usianya mayoritas ASN yang dipindahkan ke IKN tersebut merupakan para pegawai yang memiliki usia muda. Dengan rincian kelompok PNS yang berada pada usia 30-39 tahun sebesar 34,5 persen, 40-49 tahun 28,8 persen dan usia 50-60 tahun 19,8 persen.

“Tentu saja ditentukan oleh klasifikasi usia, dan jenis kelamin. Ada 54 persen ASN yang dipindahkan adalah laki-laki dan 46 persen perempuan,” ucap Prahesti.

Dia menuturkan untuk klasifikasi tingkat pendidikan mayoritas PNS yang dipindahkan rata-rata memiliki jenjang pendidikan Strata-1 dan Strata-2.

“Untuk jenjang pendidikan Strata-1 (S1) sebanyak 51,3 persen, disusul Strata-2 (S2) 26,7 persen, Strata-3 (S3) 1,6 persen dan Diploma-3 (D3) sebanyak 14,8 persen,”kata dia.

Baca Juga: Horee Bantuan Tunai Minyak Goreng Segera Cair!

Masih kata Prahesti, pemerintah Indonesia telah menyiapkan empat fasilitas penujang kepada para ASN untuk menempati IKN Nusantara tersebut. Salah satunya rumah dinas, meskipun diyakini oleh Prahesti rumah dinas ini tidak bisa diwariskan, hanya bisa berpindah tangan dengan PNS atau ASN setelahnya ketika pegawai telah purna tugas.

“Fasilitas yang disipkan tentu rumah dinas di wilayah Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, tunjangan kemahalan, biaya pindah sesuai aturan yang berlaku dan flexible facility arrangement yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap ASN,” pungkasnya ***

Editor: Agnes Aflianto


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x