Pembobolan Data Pribadi Mayoritas Kelalaian Nasabah Sendiri

- 20 Maret 2023, 11:41 WIB
Ilustrasi cara ambil uang tanpa kartu ATM atau cardless dengan mudah untuk nasabah bank BRI, BNI, dan Mandiri.
Ilustrasi cara ambil uang tanpa kartu ATM atau cardless dengan mudah untuk nasabah bank BRI, BNI, dan Mandiri. /Pexels/Eduardo Soares

ARAHKATA - Direktur Eksekutif Segara Research Institute Piter Abdullah menilai pembobolan data nasabah lebih banyak disebabkan kelalaian nasabah.

Terutama dalam menjaga kerahasiaan data pribadi berupa identitas, buku tabungan, Personal Identification Number (PIN), dan data pribadi lainnya.

"Literasi masyarakat Indonesia yang masih rendah sebagai salah satu faktor utama penyebab masih tingginya kebocoran data nasabah. Hal ini tentu harus menjadi perhatian khusus bagi regulator," ujar Piter dalam keterangan di Jakarta, dikitip ArahKata.com Sabtu, 18 Maret 2023.

Baca Juga: Damai Putra Group Rangkul Korsel Bangun Infrastruktur di Kota Harapan Indah

Pernyataan tersebut disampaikan Piter sebagai bentuk komentar terhadap nasabah Bank BTN yang mengeluhkan dananya hilang di tabungan karena tak bisa menjaga kerahasiaan data perbankan.

Namun, nasabah itu justru mengamuk ke salah satu petugas bank dan menyinggung soal dananya yang telah tersimpan delapan bulan.

"Kalau dilihat lebih jauh memang disebabkan oleh ketidakpahaman, literasi keuangan yang rendah, serta kurang sadar risiko bahwa mereka bisa kehilangan dana mereka kalau tidak hati-hati menjaga data mereka sendiri," kata Piter.

Baca Juga: Gaya Kepemimpinan KASAD Yang Cintai Prajuritnya Mendapat Atensi Positif dari PBNU

Menurut Piter, perlu ada peningkatan edukasi untuk meningkatkan literasi dan sadar risiko.

Halaman:

Editor: Wijaya Kusnaryanto


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah