Universitas Surabaya Luncurkan Mobil Listrik CEVI C1

- 11 Maret 2023, 16:59 WIB
Rektor Universitas Surabaya Dr. Ir. Benny Lianto, M.M.B.A.T. (kiri) menunjukkan mobil listrik CEVI C1 di Kampus Universitas Surabaya di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Sabtu (11/3/2023).
Rektor Universitas Surabaya Dr. Ir. Benny Lianto, M.M.B.A.T. (kiri) menunjukkan mobil listrik CEVI C1 di Kampus Universitas Surabaya di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Sabtu (11/3/2023). /Willi Irawan/ANTARA

 

ARAHKATA - Program Studi Teknik Mesin dan Manufaktur Fakultas Teknik Universitas Surabaya meluncurkan mobil listrik CEVI C1 pada acara dies natalis universitas ke-55 pada Sabtu, 11 Maret 2023.

Di Kampus Universitas Surabaya (Ubaya) di Kota Surabaya, Jawa Timur, Penanggung Jawab CEVI Dr. Ir. Susila Candra, M.T. menyampaikan bahwa CEVI C1 dirancang oleh Centre for Electric Vehicles Innovation (CEVI) Ubaya bekerja sama dengan PT Great Asia Link.

Ia menjelaskan bahwa mobil listrik dengan baterai 60 volt 200 ampere itu dapat digunakan untuk menempuh jarak 200 kilometer dengan kecepatan rata-rata 60 kilometer per jam dalam sekali charging.

Baca Juga: Terbongkar! Diduga Rafael Alun Trisambodo Menimbun Emas Batangan 60 Kg

Menurut dia, mobil listrik yang dirancang hemat energi itu dapat melaju dengan kecepatan maksimum 70 kilometer per jam. 

"CEVI C1 dirancang sebagai mobil listrik berkonsep city car (mobil perkotaan). Tujuan utamanya adalah agar bisa digunakan masyarakat perkotaan dalam proses perekonomian," kata Susila.

"Dalam waktu dekat, mobil ini akan diproduksi dalam jumlah banyak dan dikomersialisasikan," ia menambahkan.

Baca Juga: PPATK: Rafael Alun Simpan Uang Bernilai Fantastis di Safe Deposit Box BUMN

Program Studi Teknik Mesin dan Manufaktur Fakultas Teknik Universitas Surabaya juga meluncurkan sepeda motor listrik CEVI M1+.

Sepeda motor listrik itu merupakan hasil pengembangan dari motor listrik CEVI M1 yang diluncurkan tahun 2022. CEVI M1+ punya tambahan empat sel baterai yang memungkinkannya menempuh jarak lebih jauh.

"Dulu kecepatannya sekitar 72 kilometer per jam untuk jarak tempuh 200 kilometer. Karena ada penambahan baterai, kecepatan maksimalnya bertambah jadi 90 kilometer per jam untuk jarak tempuh 250 hingga 300 kilometer," kata Susila.

Baca Juga: Sri Mulyani Gercep Investigasi Pasca Terima Laporan Transaksi Mencurigakan di Kemenkeu

"Selain itu, motor listrik ini sudah memiliki sistem charging dan pembaruan bodi motor," ia menambahkan.***

Editor: Wijaya Kusnaryanto

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah