Ratusan Pemudik Kendaraan Roda Dua Dominasi Jalur Puncak Bogor

- 8 April 2024, 10:30 WIB
Antrean pemudik bersepeda motor saat terjebak macet di kawasan Cikaledong, Kabupaten Bandung, Minggu (7/4/2024). Memasuki H-3 hari raya Idul Fitri 1445 H, volume kendaraan yang melintas jalur selatan Nagreg hingga Kabupaten Garut mengalami peningkatan yang cukup signifikan, dan pihak kepolisian mengurai kemacetan dengan menerapkan sistem buka tutup.
Antrean pemudik bersepeda motor saat terjebak macet di kawasan Cikaledong, Kabupaten Bandung, Minggu (7/4/2024). Memasuki H-3 hari raya Idul Fitri 1445 H, volume kendaraan yang melintas jalur selatan Nagreg hingga Kabupaten Garut mengalami peningkatan yang cukup signifikan, dan pihak kepolisian mengurai kemacetan dengan menerapkan sistem buka tutup. /Pikiran Rakyat/Armin Abdul Jabbar/

ARAHKATA - Pemudik dengan kendaraan roda dua mendominasi arus mudik Lebaran di Jalur Puncak Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Satuan Lalu Lintas Polres Bogor mencatat jumlah kendaraan yang melintas di Jalur Puncak Kabupaten Bogor selama periode Kamis 4 April sampai dengan Minggu 7 April sebanyak 168.471 kendaraan.

"Kendaraan yang melintas didominasi oleh kendaraan roda dua," ujar Kasatlantas Polres Bogor AKP Rizky Guntama saat dihubungi ANTARA di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dikutip ArahKata.com Minggu 7 April 2024.

Baca Juga: Nestapa 600 Ribuan Anak di Rafah Kelaparan di Bawah Serangan Israel 

Polres Bogor memprediksikan puncak arus mudik yang melintas di Jalur Puncak Kabupaten Bogor pada Minggu 7 April 2024.

Polres Bogor sendiri telah menyiapkan pengaturan lalu lintas antara lain menyiapkan personel, menyiapkan sarana dan prasarana pendukung.

Kemudian akan melakukan rekayasa lalu lintas berupa pembatas kendaraan ganjil genap, melakukan rekayasa lalu lintas one way di jalur puncak, dan akan melakukan rekayasa lalu lintas kontra flow dari exit tol Ciawi hingga KM 45 berdasarkan kondisi situasional di lapangan.

Baca Juga: Kemnaker Catat 1.187 Kasus Aduan Tunda Pembayaran di Posko THR

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa sebanyak 28,4 juta orang diproyeksikan meninggalkan kawasan Jabodetabek.

Halaman:

Editor: Wijaya Kusnaryanto


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah