Edan! Anak SD di Indramayu Korban Bullying, Ditelanjangi dan Ditendang Teman Sekelas

- 6 Maret 2024, 19:08 WIB
Ilustrasi bullying./ Berikut Tanda Anak Menjadi Korban Bullying di Sekolah, Salah Satunya Perubahan Perilaku ist
Ilustrasi bullying./ Berikut Tanda Anak Menjadi Korban Bullying di Sekolah, Salah Satunya Perubahan Perilaku ist /

 

ARAHKATA - Viral di media sosial, beredar video yang memperlihatkan anak SD di Indramayu tengah dirundung teman sekelasnya.

Dari video yang berdurasi 2 menit 14 detik yang diunggah akun Instagram @indramayuupdate (sebelum di takedown), menayangkan seorang siswa anak SD ditelanjangi tanpa pakai baju dan celana oleh teman-temanya.

Selain itu, korban juga menerima perlakuan kekerasan lainnya. Dalam video korban ditarik, diseret, ditendang hingga disiram di ruangan kelas.

Baca Juga: KPK Serius Garap Laporan Dugaan Gratifikasi Ganjar Pranowo Senilai Lebih Rp100 Miliar

Sementara pintu kelas dijaga oleh teman-temannya agar korban tidak bisa keluar. Dalam video tampak jumlah pelaku bullying berjumlah empat orang. Aksi perundungan tersebut juga direkam oleh salah satu pelaku.

Usai puas melakukan bullying, para pelaku akhirnya memberikan celana milik korban sambil tertawa.

Saat dikembalikan, baju milik korban telah disiram air oleh para pelaku. Pada akhir video, tampak korban yang diketahui berinisial HA (12) pasrah, lalu mengambil baju miliknya yang ada di lantai dengan kondisi basah.

Baca Juga: KPK Cegah Sekjen DPR RI dan 6 Orang Lainnya ke Luar Negeri, Kasus Apa?  

Belakangan diketahui, korban dan pelaku bullying merupakan siswa kelas 5 SDN 3 Karangsong, Kecamatan Indramayu. 

Kejadian itu terjadi pada Sabtu, 24 Februari 2024 pukul 09.00 WIB saat jam pelajaran olahraga berlangsung.

Adapun lokasi bullying itu tidak terjadi di sekolah, melainkan di sebuah ruang madrasah atau MDTA yang berada di dekat sekolah. 

Baca Juga: Ibu dan 2 Anak di Maluku Tengah Tewas Usai Makan Telur Ikan Buntal

Sementara itu, Ibu korban, Fatimah (40) tidak mengetahui anaknya menjadi korban bullying.

“Saya awalnya gak tahu, anaknya gak cerita. Cuma hari Rabu kemarin saya dipanggil oleh guru terus dikasih tahu video itu," ujar Fatimah, di kediamannya, Desa Karangsong, Indramayu, Rabu, 6 Maret 2024.

Melihat video tersebut, ia pun merasa sakit hati dan miris dengan kejadian yang menimpa anak keduanya ini. 

Baca Juga: Anies Menolak Takut Soal Upaya Pembunuhan Karakter: Yang Asli Tidak Bisa Dibunuh!

"Senakal-nakalnya anak, biasanya gak kayak gini, masa ditelanjangi," ungkapnya.***

 

Editor: Wijaya Kusnaryanto


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah